7 Keluhan Hamil di Trimester Kedua

Oct. 15, 2021

Setiap trimester kehamilan ibu hamil akan merasakan keluhan yang berbeda. Termasuk jika saat ini Anda sudah mulai memasuki trimester kedua.


Keluhan-keluhan yang Anda rasakan pada dasarnya adalah hal yang normal. Namun, ada sebagian ibu hamil yang masih merasa tidak nyaman dengan keluhan tersebut terlebih berbagai keluhan yang dirasakan cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.


7 Keluhan Hamil di Trimester Kedua


Berikut ini adalah berbagai keluhan yang umum terjadi pada ibu hamil di usia kandungan trimester kedua:


  1. Sakit punggung


Memasuki trimester kedua berat badan ibu hamil kian bertambah, ini menandakan bahwa janin tumbuh dengan sehat. Namun resikonya Anda akan lebih sering mengalami sakit punggung.


Agar sakit punggung tidak semakin parah, segeralah istirahat di sela pekerjaan. Saat tidur Anda juga bisa menyelipkan bantal di antara dua kaki dengan posisi tidur miring ke samping.


Selain itu usahakan untuk tidak membungkuk saat hendak mengambil barang yang lebih rendah. Karena saat posisi tersebut beban ditopang oleh punggung. Maka, lebih baik jongkok agar paha dan kaki yang menopang beban.


  1. Gusi berdarah


Saat hamil trimester kedua sebagian ibu hamil mengalami gusi berdarah. Tidak perlu khawatir, sebab ini akan kembali normal setelah melahirkan.


Gusi berdarah terjadi karena perubahan hormon yang mengirim aliran darah lebih banyak ke gusi. Sehingga gusi rentan bengkak dan terasa lembut serta sensitif.


Meskipun demikian Anda tetap harus menjaga kebersihan dan kesehatan mulut. Rajin menggosok gigi minimal dua kali sehari dengan sikat yang cenderung lebih lembut.


  1. Keputihan


Keputihan saat masuk trimester kedua adalah hal yang normal. Agar tetap nyaman Anda bisa menggunakan panty liner.


Umumnya keputihan berwarna putih susu dan tipis. Namun jika keputihan yang Anda alami berbau tak sedap, berwarna hijau, kuning, atau bahkan berdarah maka segera periksakan ke dokter.


  1. Kram kaki


Saat trimester kedua Anda juga mungkin akan mengalami kram kaki di malam hari. Agar kram kaki sedikit mereda Anda bisa melakukan peregangan, rutin olahraga, serta makan makanan yang mengandung magnesium.


Seperti kacang-kacangan, biji-bijian, serta jangan lupa untuk mengonsumsi cukup air putih setiap harinya.


  1. Perubahan pada kulit


Perubahan hormon selama kehamilan juga memungkinkan terjadinya perubahan pada kulit. Yakni merangsang peningkatan melanin pada kulit.


Sehingga muncul bercak coklat di kulit atau melasma. Sebenarnya ini akan kembali normal setelah Anda melahirkan.


Namun, paparan sinar matahari bisa memperparah kondisi tersebut. Oleh karena itu ibu hamil penting untuk menggunakan tabir Surya.


  1. Heartburn


Peningkatan hormon progesteron saat hamil juga bisa menyebabkan keluhan heartburn atau nyeri pada ulu hati. Hal ini juga wajar terjadi pada ibu hamil.


Untuk mengurangi rasa tidak nyaman saat heartburn terjadi. Anda bisa makan dengan porsi kecil namun sering. Serta hindari makanan berminyak, pedas, dan asam.


  1. Kontraksi palsu


Kontraksi palsu atau disebut juga kontraksi Braxton-Hicks kerap terjadi pada kehamilan trimester kedua. Namun, ingat ini bukanlah kontraksi sesungguhnya.


Jika Anda mengalami hal ini, cobalah untuk minum teh herbal hangat, atau mandi air hangat maka rasa tidak nyaman pada perut akan berkurang.


Itulah 7 Keluhan Hamil di Trimester Kedua yang kerap dialami ibu hamil. Semuanya merupakan hal yang wajar namun Anda bisa menyiasati untuk meminimalisirnya

More Tip

Child Grooming: Ancaman Nyata Yang Masih Bisa Dicegah


Belajar dari kasus Aurelie Moeremans, waspadai bahaya Child Grooming. Kenali modus, dampak psikologis, dan langkah cerdas melindungi buah hati bersama SureTez.

Read more

Kenali Beberapa Faktor yang Bikin Bayi Sungsang Saat Kehamilan


Ketahui apa saja faktor yang menyebabkan bayi sungsang saat kehamilan, mulai dari bentuk rahim, air ketuban, hingga kehamilan kembar. Waspadai sejak dini!

Read more

Bahaya Asap Rokok Saat Hamil: Ancaman Nyata bagi Ibu dan Kesehatan Janin


Bahaya asap rokok bagi ibu hamil dan janin dalam kandungan

Read more