Memasuki kehamilan trimester ketiga tentu membuat para ibu hamil semakin tak sabar untuk bertemu sang buah hati. Meskipun ada beberapa keluhan yang kerap dirasakan, namun Anda mungkin lebih bahagia menjalaninya.
Selain berat bayi yang terus bertambah, dan matanya yang mulai bisa melihat cahaya, berikut kami sajikan 5 fakta tentang hamil di trimester ketiga.
5 fakta tentang hamil di trimester ketiga
Memasuki trimester ketiga artinya Anda akan segera mendekati hari persalinan. Dalam kehamilan tahap akhir ini akan terjadi perubahan pada fisik Anda serta perkembangan bayi yang signifikan. Berikut fakta-faktanya:
Kram dan kontraksi
Mengalami kram saat di trimester ketiga adalah hal yang wajar. Anda tidak perlu khawatir, untuk mengurangi rasa kram Anda dapat berendam air hangat atau mengompres bagian yang kram dengan handuk hangat.
Semakin mendekati hari persalinan Anda juga akan lebih sering mengalami kontraksi. Namun, juga memungkinkan terjadinya kontraksi palsu. Pada beberapa kasus ada ibu hamil yang sudah mulai merasakan kontraksi palsu di trimester kedua.
Biasanya kontraksi palsu terjadi di sore dan malam hari, rasanya perut Anda mengencang selama 30-60 detik atau bahkan bisa hingga dua menit.
Mengalami pendarahan
Pada trimester ketiga mungkin Anda juga akan mengalami pendarahan. Hal ini terjadi karena solusio plasenta atau sebagian plasenta terlepas dari dinding rahim.
Meskipun demikian, pendarahan yang disebabkan oleh solusio plasenta ini tidaklah membahayakan bayi dalam kandungan.
Selain itu pendarahan di trimester ketiga juga bisa disebabkan oleh plasenta Previa atau sebagian plasenta atau seluruhnya menutupi serviks. Jika hal ini terjadi sebaiknya segera periksakan ke dokter.
Mulai menghitung tendangan bayi
Anda akan mulai menghitung tendangan bayi di trimester ketiga ini. Bayi yang semakin besar dan kuat tendangannya akan semakin terasa. Apalagi mendekati hari persalinan.
Anda nantinya akan dapat mengetahui pola tidur dan terjaga bayi Anda. Namun, jika Anda merasa ada yang berubah dengan polanya Anda bisa berkonsultasi ke dokter kandungan.
Heartburn dan refluks asam yang mengganggu
Heartburn ternyata tak hanya dirasakan saat Anda di trimester kedua, namun bisa berlanjut bahkan akan lebih sering terasa di trimester ketiga.
Pasalnya, perut yang semakin besar menekan sistem pencernaan, dan peningkatan hormon progesteron melemaskan saraf di bagian bawah kerongkongan, sehingga menyebabkan asam lambung naik.
Selain itu ibu hamil di trimester ketiga juga kerap mengalami sembelit, bahkan wasir yang tentu membuat tubuh tidak nyaman. Di antara faktornya bisa dari vitamin prenatal, perubahan hormon, dan perut yang semakin membesar.
Sakit punggung tak kunjung hilang
Rasa sakit punggung akan terus berlanjut ke trimester ketiga. Bahkan Anda juga akan merasa nyeri pada tulang rusuk, pinggul, dan disertai kram kaki.
Agar sedikit mereda Anda bisa rutin berolahraga, mengompres dengan es di bagian yang nyeri, dan memperhatikan posisi tidur.
Gunakan bantal tambahan di antara lutut, bawah perut, dan belakang punggung agar sirkulasi darah lancar dan bisa mengurangi rasa nyeri pada punggung.
Meskipun terdapat beberapa keluhan yang akan Anda rasakan, namun 5 fakta tentang hamil di trimester ketiga di atas akan menjadi pertanda bahwa tak lama lagi Anda akan bertemu dengan sang buah hati yang selama ini Anda kandung.


