Mitos ibu hamil telah meluas di masyarakat sejak dulu, meskipun tak semua orang mempercayainya, namun tak sedikit juga yang meyakininya. Lantas, terkait mitos ibu hamil berikut ini, percayakah Anda?
Padahal sebagai ibu hamil yang hidup di era modern seperti saat ini sebaiknya tidak langsung mempercayai mitos yang berkembang. Sudah seharusnya untuk mencari tahu informasi yang benar terkait hal tersebut. Bila perlu Anda bisa menanyakan kepada dokter untuk tahu mana yang benar-benar fakta.
Telah meluas di masyarakat dan cukup mencemaskan, berikut mitos ibu hamil yang sebaiknya tidak Anda percaya.
Berbagai Mitos Ibu Hamil yang Berkembang
1. Ibu hamil tidak boleh memelihara kucing
Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan pernyataan bahwa ibu hamil tidak boleh memelihara kucing. Sebab, bulu yang tak sengaja terhirup bisa membuat keguguran, atau bayi terlahir cacat.
Hal ini banyak diyakini terjadi sebab terjadinya kontak antara ibu hamil dengan bulu kucing. Padahal faktanya?
Hal itu tidaklah benar, ibu hamil tetap bisa bermain bersama kucing dan memeliharanya. Justru, perasaan senang saat bermain dengan kucing akan memberikan manfaat bagi ibu hamil yakni meredakan stres.
Namun, yang perlu diingat bahwa ibu hamil tetap harus waspada terhadap kotoran atau feses kucing.
Karena bisa saja kotoran kucing mengandung parasit Toxoplasma gondii (T. gondii) yang bisa menyebabkan penyakit toksoplasmosis.
Penyakit ini bisa menjadi penyebab kematian atau kecacatan pada janin yang lahir jika ibunya terinfeksi parasit.
Parasit ini khususnya ada pada kucing yang makan sembarangan, seperti bangkai, tikus, dan makanan yang kerap dijumpai di luar rumah oleh kucing.
Tetapi jika kucing peliharaan Anda selalu bersih, makan makanan khusus kucing, serta sudah suntik toxoplasma maka Anda tidak perlu khawatir.
2. Ibu hamil tidak boleh makan nanas
Mitos lain yang berkembang di masyarakat adalah ibu hamil tidak boleh makan nanas, karena nanas dapat menjadi penyebab keguguran.
Padahal buah ini mengandung berbagai vitamin dan mineral bermanfaat untuk ibu hamil loh. Sebut saja seperti folat, zinc, beta karoten, vitamin C, dan tembaga yang ada di dalamnya.
Mitos ini berkembang sebab bromelain, kandungan pada nanas yang diteliti dapat memecah protein dalam tubuh serta mengakibatkan perdarahan abnormal.
Meskipun ini memang fakta, tetapi jumlah bromelain dalam satu porsi nanas tidak akan mempengaruhi kehamilan sama sekali. Bromelain ini juga terdapat di bagian tengah nanas, jika Anda khawatir, Anda bisa tidak memakan bagian ini.
3. Ibu hamil tidak boleh olahraga
Kegiatan olahraga pada ibu hamil dikhawatirkan dapat mengganggu kondisi janin. Parahnya, dikhawatirkan ibu hamil mengalami pendarahan sebab gerakan-gerakan saat olahraga.
Faktanya, Olahraga untuk ibu hamil muda sangat bermanfaat untuk perkembangan janin. Hal yang perlu diingat, Anda tidak boleh memaksakan diri hingga olahraga membuat menjadi terlalu lelah.
Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, pilih jenis olahraga yang aman sesuai dengan usia kehamilan, serta berhentilah saat Anda sudah merasa lelah.
4. Ibu hamil tidak boleh berhubungan seks
Berhubungan seks saat hamil dapat menyakiti janin, itulah mitos yang berkembang di masyarakat kita. Faktanya apakah benar demikian?
Faktanya, jika kehamilan Anda dalam kondisi sehat, berhubungan seks tidak akan menyakiti janin. Sebab Anda memiliki kantung amniotik atau cairan ketuban dan otot rahim yang cukup kuat dalam melindungi janin.
Bahkan perlu diketahui bahwa penetrasi penis juga tidak melampaui rahim, jadi pernyataan berhubungan seks saat hamil dapat menyakiti janin tentulah tidak benar.
5. Ibu hamil tidak boleh menjahit baju
Kebanyakan suku Jawa mempercayai mitos ini, yang mengatakan bahwa ibu hamil yang menjahit baju akan membuat bayinya lahir dalam keadaan sumbing.
Jika berdasarkan dunia medis, tentu tidak ada kaitannya sama sekali antara menjahit baju dan bayi yang terlahir sumbing. Sebab, bibir sumbing pada bayi disebabkan tidak sempurnanya penyatuan jaringan di bibir atau di langit-langit mulut janin, yang menyebabkan terbentuknya celah.
Jadi, tidak ada kaitannya sama sekali kan dengan ibu yang menjahit baju? Sebaiknya, Anda lebih bijak dalam menerima informasi. Serta mencari tahu dulu kebenarannya.
Dari beberapa mitos ibu hamil di atas, mana yang Anda percaya? Setelah membaca artikel ini, apakah Anda masih percaya juga?


